Rentanreaksicepat.com – KAB. BANDUNG Mekarsari, 18 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan perayaan.
tetapi juga melalui ikhtiar membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Semangat tersebut kembali diwujudkan Rumah Zakat melalui program bantuan modal BUMMas (Badan Usaha Milik Masyarakat) yang kali ini menyasar pelaku usaha kopi olahan di Desa Mekarsari, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Program tersebut menyasar pedagang kopi olahan yang memanfaatkan hasil perkebunan kopi langsung dari petani lokal. Salah satunya adalah Oting (46), anggota BUMMas MJM (Mekarsari Jaya Mandiri) yang menjalankan usaha perdagangan kopi olahan di Kampung Cipadarek RT 01/RW 07, Desa Mekarsari.
Oting selama ini menekuni usaha kopi olahan sebagai salah satu ikhtiar untuk menambah penghasilan keluarga. Dengan adanya dukungan permodalan dari Rumah Zakat
ia mendapatkan suntikan modal yang diharapkan mampu memperkuat perputaran usahanya, meningkatkan kapasitas dagang, sekaligus membuka peluang penghasilan yang lebih baik.
Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan dukungan modal melalui program Rumah Zakat. Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha kopi dan menambah penghasilan,” ujar Oting.
Bantuan modal tersebut bukan sekadar angka yang disalurkan, tetapi menjadi titik tolak bagi tumbuhnya harapan dan kemandirian ekonomi. Melalui penguatan modal usaha, para penerima manfaat diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga dapat meningkatkan omzet, memperluas pasar, dan secara bertahap naik kelas.
Kopi menjadi salah satu potensi ekonomi yang cukup menjanjikan di wilayah Mekarsari. Produk yang berasal dari petani lokal memiliki nilai tambah ketika diolah dan dipasarkan secara langsung kepada konsumen. Rantai usaha yang semakin kuat diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas, mulai dari petani, pengolah hingga pedagang.
Rumah Zakat melalui program BUMMas terus berupaya mendorong masyarakat agar memiliki kekuatan ekonomi yang tumbuh dari potensi lokal. Pendampingan dan dukungan permodalan menjadi bagian penting dalam membangun
ekosistem usaha masyarakat yang berkelanjutan.
Kehadiran program tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata: merdeka dalam berusaha, tumbuh bersama, dan berdaya secara ekonomi.
Harapannya, Oting dan para penerima manfaat lainnya mampu mengembangkan usaha secara konsisten sehingga bantuan yang diterima tidak berhenti sebagai modal awal, tetapi berkembang menjadi usaha yang produktif, mandiri, dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Dari secangkir kopi hasil olahan petani lokal, tersimpan cerita tentang perjuangan, harapan dan kemandirian. Ketika modal bertemu dengan kemauan, potensi lokal pun dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
((red)










