Home / Nasional / Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak

Rentanreaksicepat.com – Lumajang , Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Pada Minggu (5/4/2026) pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami erupsi beruntun yang disertai luncuran awan panas sejauh 3,5 kilometer.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan bahwa rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari.

-Telah terjadi erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur pada pukul 02.02 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujar Yadi dalam laporan tertulisnya yang diterima di Lumajang—Sumber: TIMES INDONESIAhttps://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/584245/gunung-semeru-kembali-erupsi-tinggi-kolom-abu-capai-1000-meter-di-atas-puncak.

Berdasarkan pengamatan visual, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat. Erupsi ini terekam di seismogram memiliki amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi sekitar 3 menit 29 detik.

“Letusan disertai awan panas dengan jarak luncur 3,5 km dari puncak,” tambah Yadi.

Rangkaian Erupsi Lanjutan

Aktivitas Semeru tidak berhenti di situ. Pada pukul 06.55 WIB, erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom letusan sekitar 800 meter di atas puncak. Terpantau kolom abu berwarna putih hingga kelabu bergerak ke arah barat daya dan barat.

Hanya berselang tujuh menit, tepatnya pukul 07.02 WIB, erupsi susulan kembali muncul dengan kolom abu vulkanik setinggi 600 meter. Aktivitas berlanjut pada pukul 07.53 WIB dengan tinggi letusan 800 meter, dan terakhir pada pukul 08.50 WIB. Namun, letusan terakhir tidak dapat teramati secara visual karena puncak gunung tertutup kabut

News Logo

InternasionalNasionalDaerahCek FaktaKopi TimesEkonomiTeknoPendidikanOlahragaOtomotifKesehatanKulinerWisataSosokReligi

Advertisement

https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-2259519132704244&output=html&h=280&slotname=5922452344&adk=1992799424&adf=3986296421&pi=t.ma~as.5922452344&w=336&lmt=1775375058&format=336×280&url=https%3A%2F%2Ftimesindonesia.co.id%2Fperistiwa-daerah%2F584245%2Fgunung-semeru-kembali-erupsi-tinggi-kolom-abu-capai-1000-meter-di-atas-puncak&aiof=9&asro=0&aiapmd=0.0001&aiapmid=0.0001&aiactd=0&aicctd=0&ailctd=0&aimartd=4&aieuf=1&aicrs=1&uach=WyJBbmRyb2lkIiwiMTQuMC4wIiwiIiwiSW5maW5peCBYNjUzMiIsIjE0Ni4wLjc2ODAuMTc3IixudWxsLDEsbnVsbCwiIixbWyJDaHJvbWl1bSIsIjE0Ni4wLjc2ODAuMTc3Il0sWyJOb3QtQS5CcmFuZCIsIjI0LjAuMC4wIl0sWyJHb29nbGUgQ2hyb21lIiwiMTQ2LjAuNzY4MC4xNzciXV0sMF0.&abgtt=6&dt=1775375058411&bpp=10&bdt=3919&idt=562&shv=r20260401&mjsv=m202604010101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie_enabled=1&eoidce=1&prev_fmts=0x0&nras=1&correlator=8378465304520&frm=20&pv=1&u_tz=420&u_his=1&u_h=800&u_w=360&u_ah=800&u_aw=360&u_cd=24&u_sd=2&dmc=4&adx=12&ady=160&biw=360&bih=704&scr_x=0&scr_y=284&eid=31097489%2C42531705%2C95384087%2C95386648%2C31097589%2C95387625%2C95386957&oid=2&pvsid=7382791588319149&tmod=72688169&uas=3&nvt=1&fc=1920&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C360%2C0%2C360%2C800%2C360%2C760&vis=1&rsz=%7C%7CeoE%7C&abl=CS&pfx=0&fu=0&bc=31&bz=1&pgls=CAk.&ifi=2&uci=a!2&fsb=1&dtd=607

  • Home
  • Peristiwa Daerah
  • Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi beruntun pada Minggu (5/4/2026) pagi. Tercatat adanya luncuran awan panas sejauh 3,5 km dan kolom abu setinggi 1.000 meter.

TIMES Indonesia,5 April 2026, 10:42 WIB

7.7k

Antara
Deasy Mayasari

LTim Redaksi

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak

Ilustrasi. Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Minggu (5/4/2026) pagi. (Foto: dok. TIMMES Indonesia)

A-AA+

LUMAJANG – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Pada Minggu (5/4/2026) pagi, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami erupsi beruntun yang disertai luncuran awan panas sejauh 3,5 kilometer.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, melaporkan bahwa rangkaian erupsi dimulai sejak dini hari.

Advertisement

https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?gdpr=0&client=ca-pub-2259519132704244&output=html&h=280&slotname=5922452344&adk=2703073403&adf=2556341480&pi=t.ma~as.5922452344&w=336&lmt=1775375107&format=336×280&url=https%3A%2F%2Ftimesindonesia.co.id%2Fperistiwa-daerah%2F584245%2Fgunung-semeru-kembali-erupsi-tinggi-kolom-abu-capai-1000-meter-di-atas-puncak&aiof=9&asro=0&aiapmd=0.0001&aiapmid=0.0001&aiactd=0&aicctd=0&ailctd=0&aimartd=4&aieuf=1&aicrs=1&uach=WyJBbmRyb2lkIiwiMTQuMC4wIiwiIiwiSW5maW5peCBYNjUzMiIsIjE0Ni4wLjc2ODAuMTc3IixudWxsLDEsbnVsbCwiIixbWyJDaHJvbWl1bSIsIjE0Ni4wLjc2ODAuMTc3Il0sWyJOb3QtQS5CcmFuZCIsIjI0LjAuMC4wIl0sWyJHb29nbGUgQ2hyb21lIiwiMTQ2LjAuNzY4MC4xNzciXV0sMF0.&abgtt=6&dt=1775375107136&bpp=14&bdt=52643&idt=15&shv=r20260401&mjsv=m202604010101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3D54f477e4f320dd1a%3AT%3D1775375060%3ART%3D1775375060%3AS%3DALNI_Mbp4PuO-5EbrGTKQ383VocvvT0ysw&gpic=UID%3D0000123bc5ac87d7%3AT%3D1775375060%3ART%3D1775375060%3AS%3DALNI_MYhbm-jm15U5TN4cqoqHSzz7Ss3cg&eo_id_str=ID%3D87bbe767cb70cde6%3AT%3D1775375060%3ART%3D1775375060%3AS%3DAA-AfjYuhYA0FrhwEj1GAK30RE_l&prev_fmts=0x0%2C336x280%2C360x704%2C360x360&nras=3&correlator=8378465304520&frm=20&pv=1&u_tz=420&u_his=2&u_h=800&u_w=360&u_ah=800&u_aw=360&u_cd=24&u_sd=2&dmc=4&adx=12&ady=1677&biw=360&bih=704&scr_x=0&scr_y=729&eid=31097489%2C42531705%2C95384087%2C95386648%2C31097589%2C95387625%2C95386957&oid=2&psts=AOrYGsnMxIoOOCt9gk8RKbsC9onVOaCBUFODOLhHV86MgIaL_PHzEStu2-YAKpWkVSpPcExfKro362ZRnnUINUVOKkWj_Sm3TrLYg_cgmbEoW_Zt_A&pvsid=7382791588319149&tmod=72688169&uas=3&nvt=1&fc=1920&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C360%2C0%2C360%2C800%2C360%2C760&vis=1&rsz=%7Co%7CeoEbr%7C&abl=NS&pfx=0&fu=0&bc=31&bz=1&pgls=CAk.&bisch=0&blev=0.26&ifi=11&uci=a!b&btvi=2&fsb=1&dtd=46

“Telah terjadi erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur pada pukul 02.02 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujar Yadi dalam laporan tertulisnya yang diterima di Lumajang.

Baca juga

Gunung Semeru Erupsi 11 Kali Minggu Pagi, Tinggi Letusan Capai 1.200 Meter

Gunung Semeru Erupsi 11 Kali Minggu Pagi, Tinggi Letusan Capai 1.200 Meter

Berdasarkan pengamatan visual, kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat. Erupsi ini terekam di seismogram memiliki amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi sekitar 3 menit 29 detik.

“Letusan disertai awan panas dengan jarak luncur 3,5 km dari puncak,” tambah Yadi.

Baca juga

Gunung Semeru Erupsi Disertai Luncuran Awan Panas, Warga Diminta Waspada

Gunung Semeru Erupsi Disertai Luncuran Awan Panas, Warga Diminta Waspada

Rangkaian Erupsi Lanjutan

Aktivitas Semeru tidak berhenti di situ. Pada pukul 06.55 WIB, erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom letusan sekitar 800 meter di atas puncak. Terpantau kolom abu berwarna putih hingga kelabu bergerak ke arah barat daya dan barat.

Hanya berselang tujuh menit, tepatnya pukul 07.02 WIB, erupsi susulan kembali muncul dengan kolom abu vulkanik setinggi 600 meter. Aktivitas berlanjut pada pukul 07.53 WIB dengan tinggi letusan 800 meter, dan terakhir pada pukul 08.50 WIB. Namun, letusan terakhir tidak dapat teramati secara visual karena puncak gunung tertutup kabut.

Advertisement

Temukan lebih banyak

Analisis Berita Mendalam

Peralatan fotografi profesional

Panduan Kota & Daerah

Rekomendasi Keamanan (Status Siaga)

Saat ini, Gunung Semeru masih berada pada Status Level III (Siaga). Pihak berwenang menetapkan sejumlah rekomendasi ketat guna menghindari jatuhnya korban jiwa. Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 km dari pusat erupsi.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” jelas Yadi.

Selain itu, radius aman ditetapkan sejauh 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Radius ini dinilai rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Yadi juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap segala kemungkinan bencana sekunder. “Perlu juga mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” pungkasnya.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *